Januari 14, 2026

Pertunjukan Wayang Millenial KRA Ki H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM. Mendapat Apresiasi Masyarakat Internasional di Turki

Pertunjukan Wayang Millenial KRA Ki H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM. Mendapat Apresiasi Masyarakat Internasional di Turki

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM yang juga berjuluk “Dalang Salto Sewengi Ping Seked dan Dalang Milenial” ini dikenal sebagai sosok figur yang penting dalam upaya ikut andil untuk melestarikan Seni Budaya Wayang Kulit, Dalang pemecah rekor MURI 2024 ini sering diundang untuk mengisi workshop tentang Wayang Kulit maupun, pagelaran bersifat edukatif di beberapa Universitas dalam negeri maupun luar negeri. bahkan di Lembaga Kebudayaan Nasional dan Internasional. Dan pada 17 sampai 24 November 2025, diundang untuk tampil mengisi kegiatan Seni Budaya di Kota Bursa, Istambul Turki.

Para kaum bule penggemar dam pecinta kiprah “Sang Dalang Salto”
Dengan berbagai upayanya ini KRA Ki. H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM, dalang peraih penghargaan dari Konsulat Jebdral San Fransisco USA ini bertekad agar supaya wayang tetap terpelihara dan selalu langgeng lestari serta dininati oleh kaum muda di tengah arus zaman modernisasi.

Sambutan warga negara Turki cukup bagus, mereka bahkan menyaksikan Festival Wayang internasional bersama keluarga, tak sedikit anak-anak turut belajar memahat dan mewarnai wayang dengan rasa bangga, hingga membawanya pulang sebagai kenang-kenangan.

Aksi pertunjukan didepan warga Turki pada Konser Wayang Kulit pada 22 November 2025 membuat para penontonnya terkagum- kagum, dengan jiwa yang penuh dengan rasa semangat dan niat yang tinggi dalam ikut melestarikan seni budaya wayang kulit warisan leluhur yang adiluhung ini, KRA Ki. H Ki Gunarto Talijendro. SH.MM yang juga dikenal dengan sebutan dalang Milemial ini berhasil menduniakan seni budaya wayang kulit milik asli bangsa Nuswantoro. Dengan bukti, seni budaya wayang kulit lolos seleksi untuk mengikuti acara akbar di Festival wayang Internasional di Negara Turki tersebut.

Apresiasi warga Turki terlihat saat pertunjukan wayang, Penonton yang menyaksikan aksi “Sang Dalang Milenial” selalu membludag.

Sungguh luar biasa….seni budaya wayang kulit milik asli bangsa Nuswantoro ini kini semakin maju dan lestari. Hal ini berkat perjuangan para tokoh – tokoh budaya Indonesia yang memiliki jiwa juang yang tinggi, salah satunya adalah K.R.A.Ki.H.Ki Gunarto Talijendro.SH.MM, tokoh dalang peraih penghargaan dari Tanah Suci Vatikan dan Persatuan Biarawan/Wati Dunia.

Presiden Union Internationale de la Morionnette Indonesia (UNIMA Indonesia), T.A Samodra Sriwidjaja atau yang dikenal dengan sebutan Samodra Rum menegaskan, bahwa UNIMA Indonesia bersama Sanggar Sari Laras pimpinan KRA. Ki Gunarto Gunotalijendro SH.MM terus berupaya menyebar luaskan seni Wayang Indonesia ke Mancanegara, dan pada Festival Bursa Pasanggol Turki yang digelar mulai tanggal 14 hingga 23 November, dan kami bersyukur tanggapan dari masyarakat internasional cukup bagus, baik dari negara-negara peserta maupun dari penyelenggara sendiri. Bahkan mereka menginginkan Wayang Kulit, hingga memohon untuk Cindera Mata, dan KRA Ki Gunarto Gunotalijendro SH.MM juga telah berniat memberikannya, sehingga mereka diberikan Wayang Kulit satu-satu.

UNIMA Turki juga kita berikan sebagai bentuk kerjasama UNIMA Indonesia bersama Sanggar Sari Laras untuk membangun kerjasama yang lebih luas lagi dengan UNIMA Turki, dan kami di bulan Desember 2025 juga akan kembali memperkenalkan Seni Wayang Kulit ke Negeri Tirai Bambu, Danchon, Beijing, China, dalam rangka Danchon International Festival, yang rencana akan berangkat tanggal 2 hingga 8 Desember 2025, semoga semua bisa berjalan lancar dan Sukses Demi Budaya Indonesia, ungkap Samodra Rum.

KRA Ki. H. Gunarto Gunotalijendro SH.MM mengaku berterimakasih kepada Keluarga Besar Kusumo Hondrowino Nusantara yang hari ini menyambut kedatangan kami dari Sanggar Sari Laras dan UNIMA Indonesia. sebagai anggota KHN sudah melaksanakan tugas dan Sukses dalam menyebarluaskan Kesenian Wayang Kulit ke Mancanegara, khususnya di Negara Turki, dan kami diberi kesempatan tampil dua kali, dalam iven internasional tersebut, yaitu tanggal 21 dan 22 November 2025 bahkan apresiasi pengunjung sangat besar, dan kita juga sudah diagendakan untuk hadir kembali pada iven lain di Cekoslavia.

Dalam Festival Pasenggol Turkiye beberapa hari lalu, kami bangga anak-anak maupun para Pemuda sangat antusias ingin mengenal Wayang lebih dalam lagi, bahkan ada anak yang hadir menyaksikan pergelaran tersebut, selesai menonton malah menangis untuk minta 1 Wayang, dan saya tawarkan untuk memilih Wayang mana, dan ternyata anak tersebut memilih sosok Dasamuka, karena dalam pergelaran tersebut tokoh yang kita tampikan adalah Dasamuka dan dia ingin seperti sosok Dasamuka.

Untuk itulah kedepan dalam setiap pergelaran atau iven-iven internasional kita harus lebih mempesiapkan diri, karena Wayang Kulit memang sudah di akui oleh Dunia Internasional, terbukti kita sudah beberapa kali ke beberapa negara, dan setiap pementasan mendapat apresiasi yang laur biasa, sehingga kita akan terus kembangkan secara berkelanjutan, bahkan UNIMA Turki mengusulkan agar diijinkan warga negara Turki untuk belajar seni Pedalangan di Indonesia, bahkan Turki juga membuka kesempatan bagi Guru/Dosen Seni Tradisi dari Indonesia untuk mengajar di Turki, hal ini harus kita sambut bersama-sama, baik para Seniman, Budayawan, Perguruan Tinggi maupun Pemerintah Indonesia, dalam membangun kerjasama dengan Turki melalui Budaya, kita berharap Wayang terboko hanjayeng bawono, Wayang Go Internasional, tegas KRA Ki Gunarto Gunotalijendro SH.MM. (wartadipuro

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *